Watch Dogs: Legion: London Menjadi Anggota Perlawanan Anda

Watch Dogs: Legion: London Menjadi Anggota Perlawanan Anda

Watch Dogs: Legion adalah entri ketiga dalam seri Watch Dogs dari Ubisoft, yang membawa konsep peretasan dan dunia terbuka (open-world) ke tingkat yang sama sekali baru. Berlatar di versi London di masa depan distopia, game ini menempatkan pemain sebagai DedSec, sebuah kelompok peretas yang bangkit kembali untuk melawan rezim otoriter dan berbagai kelompok kriminal. Inti dari pengalaman Legion adalah mekanik inovatif yang memungkinkan Anda untuk merekrut dan bermain Naga Empire sebagai hampir setiap Non-Player Character (NPC) yang Anda temui di kota.

Latar Distopia di Ibu Kota Inggris

Watch Dogs: Legion mengambil latar di London yang sudah diatur sepenuhnya oleh teknologi canggih dan dikuasai oleh Albion, perusahaan militer swasta yang bertindak sebagai penegak hukum yang opresif setelah serangkaian serangan teroris misterius. Kota ini dipenuhi dengan drone, mobil tanpa pengemudi, dan sistem operasi terpusat (ctOS) yang memantau setiap warga.

Narasi utama berkisar pada upaya DedSec untuk membuktikan bahwa mereka tidak bertanggung jawab atas pemboman dan untuk melengserkan kekuasaan Albion, kelompok kriminal Clan Kelley, dan kekuatan gelap di balik layar, Zero Day. Tema politik, pengawasan massal, dan kecerdasan buatan (AI) yang tak terkendali menjadi pusat cerita, seringkali terasa seperti episode dari serial Black Mirror.

“Play as Anyone”: Inovasi Perekrutan Tanpa Batas

Fitur yang paling menentukan dan membedakan Watch Dogs: Legion dari pendahulunya adalah sistem “Play as Anyone”. Pemain tidak memiliki protagonis tunggal; sebaliknya, tim DedSec Anda terdiri dari orang-orang biasa yang Anda rekrut di jalanan London.

  • Setiap NPC Unik: Setiap NPC yang dapat Anda profilkan memiliki latar belakang, kepribadian, keterampilan, dan pekerjaan yang unik. Anda dapat merekrut siapa saja, mulai dari agen MI6, pekerja konstruksi dengan cargo drone yang dapat diterbangkan, hingga nenek-nenek pensiunan dengan keahlian hitman.
  • Proses Perekrutan: Untuk merekrut seseorang, Anda biasanya harus melakukan misi untuk membantu mereka menyelesaikan masalah pribadi atau mengubah pandangan negatif mereka terhadap DedSec. Keterampilan yang dimiliki anggota baru akan menentukan gaya bermain Anda—seorang pekerja Albion dapat menggunakan seragam mereka untuk menyelinap ke area terlarang, sementara seorang pengacara dapat mengurangi waktu penjara bagi anggota tim yang ditangkap.
  • Implikasi Permadeath: Dalam mode permadeath opsional, anggota tim yang tewas akan hilang selamanya. Hal ini memberikan bobot yang signifikan pada setiap misi dan memaksa pemain untuk benar-benar menghargai setiap anggota tim mereka.

Baca juga : XDefiant: Arena FPS Cepat yang Memadukan Faksi Ikonik by Naga Empire

Gameplay Watch Dogs: Legion dan Resepsi

Gameplay inti Legion masih menggabungkan unsur peretasan, stealth, driving, dan baku tembak dari perspektif orang ketiga, tetapi dengan fokus besar pada penggunaan drone dan gadget canggih. Opsi non-mematikan didorong, yang sejalan dengan etos DedSec sebagai kelompok perlawanan rakyat.

Dari segi resepsi, sistem “Play as Anyone” dipuji sebagai inovasi yang berani dan memberikan variasi mekanis, meskipun beberapa kritikus mencatat bahwa hal itu terkadang mengorbankan pengembangan karakter yang mendalam dibandingkan dengan protagonis tunggal di game Watch Dogs sebelumnya. London yang futuristik digambarkan dengan indah, menawarkan taman bermain perkotaan yang luas untuk dijelajahi dan diretas.

Secara keseluruhan, Watch Dogs: Legion adalah eksperimen ambisius yang berhasil menawarkan perspektif baru pada genre dunia terbuka, mengundang pemain Naga Empire untuk membangun perlawanan mereka sendiri dari dasar dan benar-benar menjadikan kota sebagai senjata utama mereka.

Frazer Middleton Avatar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *