Lansia Sakit Ditandu – Seseorang lanjut usia, Bunda Empad (70), berjuang keluar dari tempat pengungsian usai bencana banjir.
Akibat luapan sungai Cidadap menyerang Kecamatan Simpenan, Kabupaten, Sukabumi.
Sambil menahan kakinya yang sakit, ia dievakuasi dengan tandu darurat dari kain sarung sebab jalanan di daerah itu lumpuh total.
Lansia Sakit Ditandu Akibat Luapan Sungai
Akibat luapan Sungai Cidadap serta material longsor yang terjalin semenjak Senin( 15/ 12) sudah memutus akses transportasi serta membuat kendaraan roda 2 ataupun roda 4 di daerah itu tidak dapat melintas.
Keadaan ini diperparah dengan robohnya jembatan penghubung utama. Akibatnya, masyarakat memerlukan dorongan kedokteran ataupun evakuasi terpaksa berjuang melewati medan beresiko.
Keberadaan Bunda Empad( 70) dikenal dikala regu Sukarelawan Siaga Bencana Berbasis Warga( Sibat) PMI Kabupaten Sukabumi lagi menyisir posisi terdampak abrasi. Di tengah ekspedisi, regu berjumpa dengan keluarga yang lagi bersusah payah bawa Bunda Empad melewati jalan yang rusak tersebut.
Dikala aku hendak meninjau rumah- rumah yang terserang abrasi kali Cidadap, di ekspedisi aku berpapasan dengan masyarakat yang lagi menandu sang bunda.
Pas di atas jembatan yang rusak. Sebab mereka nampak sangat letih, kami regu Sibat langsung turun tangan menolong menandu dia ungkap Denis Hermawan, Sukarelawan Sibat PMI Kabupaten Sukabumi, dikala dihubungi Rabu( 17/ 12/ 2025).
Baca Juga : Ridwan Kamil Dan Atalia Kompak Tak Datang Di Sidang Perdana
Jembatan Roboh, Longsor serta Licin
Bunda Empad yang telah lanjut umur hadapi sakit kaki. Keadaan itu buatnya tidak dapat berjalan sendiri. Dievakuasi memakai kendaraan juga tidak membolehkan sebab jalanan tertutup material longsor serta tanah jadi sangat licin akibat hujan.
” Akses kendaraan sangat susah sebab jembatan roboh serta jalanan licin akibat masa hujan. Kesimpulannya, keluarga berinisiatif memakai tandu dari sarung. Kami menolong menandu dia sepanjang 2 km dengan medan yang cukup terjal,” tambah Denis.
Tujuan evakuasi ini merupakan buat bawa Bunda Empad ke rumah kerabatnya yang terletak di titik lebih besar serta lebih nyaman dari ancaman bencana susulan.
” Bunda Empad merupakan masyarakat Kampung Cisarua, Dusun Kawungluwuk. Kami yakinkan dia hingga ke tempat saudaranya di titik nyaman, sebab rumah asalnya terletak di jalan rawan yang terdampak abrasi serta longsoran,” tuturnya.
Situs Indocair yang resmi dan penuh kesempatan menang hari ini!






Leave a Reply