Tewas Tenggak Pupuk Cair – Margarita Sabneno( 37), bunda rumah tangga di Dusun II, Desa Timau, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang, NTT, nekat mengakhiri hidupnya. Ia menenggak pupuk cair pada Kamis( 6/ 11/ 2025) petang.
Kapolsek Amfoang Utara, Iptu Valentinus Beribe menuturkan korban awal mulanya ditemui anaknya Erwin F. Banu. Bocah 7 tahun ini memberitahukan kepada Ina Yakomina Fomeni( 35) jika ibunya( korban) lagi sakit.
Ina setelah itu tiba ke rumah korban serta memandang korban dalam posisi tertidur serta mulut berbusa.
” Anak korban pernah mengaku bila ibunya minum pupuk cair warna putih dimensi satu liter dengan mok warna orange,” ucapnya, Sabtu, 8 November 2025.
Baca Juga : Mahasiswa Mencuri Celana Dalam Wanita Sampai Satu Dus
Mendengar pengakuan anak korban, Ina langsung mencari kelapa merah di depan rumah jabatan kepala desa buat pertolongan awal.
Ia menyuruh korban minum air kelapa merah. Sebagian dikala setelah itu Ina menyuruh korban makan bubur serta minum air putih.
” Saksi pernah menawarkan supaya korban dibawa ke Puskesmas, tetapi korban mengaku telah mulai membaik. Ina setelah itu kembali ke rumahnya,” katanya.
Sebagian dikala setelah itu, Ina kembali mengecek kondisi korban serta mengalami korban lagi menahan sakit pada perut.
Ina menghubungi sopir pick up buat bawa korban ke Puskesmas. Tetapi seketika korban kejang- kejang serta wafat dunia.
Tewas Tenggak Pupuk Cair Kerancuan Insektisida
Hasil pengecekan luar kedokteran menampilkan isyarat keracunan, semacam nadi tidak teraba, wajah membesar serta menghitam, dan konjungtiva serta bibir pucat kehitaman.
Korban dinyatakan wafat dunia akibat keracunan insektisida tipe pupuk cair Bio Boost yang umumnya digunakan buat tumbuhan serta hewan.
Polsek Amfoang Utara, masih melaksanakan penyelidikan lebih lanjut motif kematian korban.
” Pihak keluarga menerima kematian korban selaku bencana serta menolak dicoba otopsi,” tandasnya. Situs Paman Empire dan dapatkan bonus menarik disini!






Leave a Reply